Defakto – SD Negeri Pabuaran 02 menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan mengusung tema “Mengenal Akhlak Rasulullah SAW untuk Membentuk Generasi Qurani, Beriman, Cerdas, dan Berakhlakul Karimah.” Kegiatan berlangsung di JKN, Kampung Kelapa RW 05, Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang diikuti siswa-siswi kelas I hingga kelas VI bersama para wali murid tersebut dipandu oleh Lulu Sri Wahyuni dan Arsita Rabani. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya mengenal lebih dekat keteladanan Nabi bagi umat Islam tersebut.
Kepala SDN Pabuaran 02, Hj. Esi Sukaesih dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan perjalanan hidup dan akhlak Nabi Muhammad sebagai teladan bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter untuk membentuk siswa yang mandiri, beriman, berakhlak mulia, serta memiliki rasa tanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Esi juga mengajak para siswa mengikuti sesi tanya jawab seputar sejarah kehidupan Nabi. Ia menanyakan hari kelahirannya, yang dijawab oleh seorang siswa kelas I, hari Senin.
Pertanyaan berikutnya mengenai tempat Nabi menerima wahyu pertama dijawab oleh Faisal, siswa kelas I, Gua Hira. Sesi tersebut berlangsung interaktif dan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan keagamaan siswa sejak dini.
Sementara itu, Abdul Kholik, selaku perwakilan Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan, mengajak para siswa membaca sejumlah surah Al-Qur’an, di antaranya An-Naba, Al-Falaq, dan An-Nas. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab mengenai sejarah kehidupan nabi, termasuk jumlah putra serta usia beliau ketika menikah dengan Khadijah, menerima gelar Al-Amin, dan diangkat menjadi nabi.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan mengedepankan nilai-nilai keagamaan dan pendidikan karakter. Puncak acara diisi dengan penampilan musik Islami dari siswi kelas I menambah semarak acara tersebut.
Terlaksananya kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama pihak sekolah, komite, dan para wali murid dengan berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat tertanam dalam diri siswa sehingga tumbuh menjadi generasi yang beriman, cerdas, mandiri, dan berakhlakul karimah. (Erik, Editor: Yanti)