Defakto – Pembangunan dan perbaikan infrastruktur masih mendominasi aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) VI. Sejumlah kebutuhan yang disampaikan masyarakat dan pemerintah desa meliputi perbaikan jalan, penerangan jalan umum (PJU), pembenahan fasilitas pendidikan, hingga peningkatan pelayanan kesehatan.
Aspirasi tersebut mengemuka dalam kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Bogor yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Gunungsindur, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat dan pemerintah desa untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan pembangunan yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui kebijakan dan program pemerintah daerah.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PAN, Sutisna, mengatakan aspirasi yang dihimpun mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, perhubungan, pertanian, peternakan, infrastruktur, hingga kebutuhan lainnya yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
Namun, dari berbagai usulan tersebut, persoalan infrastruktur masih menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga.
“Secara umum, usulan aspirasi yang paling dominan itu masih persoalan infrastruktur, seperti pembangunan atau perbaikan jalan, lampu PJU dan lainnya,” ungkap Sutisna.
Ia menjelaskan, sejumlah sektor menjadi perhatian dan masuk dalam skala prioritas yang akan terus dikawal agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Di antaranya peningkatan sarana pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur jalan, penyediaan lampu PJU, serta penataan kawasan di sekitar wilayah perbatasan.
“Ada skala prioritas program yang terus kami kawal untuk direalisasikan. Seperti pendidikan dan kesehatan, infrastruktur jalan dan lampu PJU, termasuk penataan di sekitar daerah perbatasan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Gunungsindur, M. Djamaluddin, menyampaikan bahwa kegiatan reses tersebut menjadi kesempatan penting bagi pemerintah kecamatan dan desa untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Ia berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat dikawal oleh anggota DPRD sehingga memperoleh perhatian dan dapat direalisasikan sesuai kebutuhan wilayah.
Beberapa usulan yang menjadi perhatian di antaranya perbaikan ruang kelas sekolah dasar (SD), relokasi puskesmas guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta perbaikan sejumlah ruas jalan utama di wilayah Kecamatan Gunungsindur.
“Seperti usulan perbaikan ruang kelas di SD, relokasi puskesmas untuk pelayanan kesehatan lebih maksimal, serta usulan perbaikan jalan-jalan utama di wilayah Kecamatan Gunungsindur,” jelasnya.
Harapan serupa disampaikan Ketua APDESI Kecamatan Gunungsindur, Heri Mulyadi. Ia meminta agar seluruh aspirasi yang telah masuk dalam skala prioritas tidak berhenti sebatas usulan, tetapi dapat diperjuangkan hingga masuk dalam program pembangunan daerah.
Menurutnya, sejumlah kebutuhan mendesak di wilayah Gunungsindur diharapkan dapat direalisasikan pada 2027 mendatang. Selain pembangunan infrastruktur jalan dan pembenahan fasilitas pendidikan, perbaikan saluran drainase juga dinilai penting untuk mengantisipasi potensi genangan maupun banjir saat musim hujan.
“Saya berharap semua usulan yang telah menjadi skala prioritas dapat direalisasikan pada tahun 2027 mendatang. Termasuk antisipasi datangnya musim hujan dengan perbaikan drainase dan perbaikan sarana ruang kelas di sekolah-sekolah,” pungkasnya.
Berbagai aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan sekaligus pengawalan dalam penyusunan program pembangunan Kabupaten Bogor. Masyarakat pun berharap kebutuhan mendasar, khususnya infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan fasilitas umum di Kecamatan Gunungsindur, dapat memperoleh perhatian dan tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah.
(Erik)