DEFAKTO /Bogor – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan. Berbagai tradisi dilakukan masyarakat, mulai dari berburu takjil, ngabuburit, hingga menggelar buka puasa bersama (bukber).
Tradisi tersebut juga dilakukan oleh komunitas Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bogor Raya yang menggelar buka puasa bersama para pengurus dan anggota di salah satu restoran di kawasan Sukahati, Cibinong, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat solidaritas antaranggota setelah disibukkan dengan aktivitas jurnalistik di lapangan.
Ketua DPC PWRI Bogor Raya, Rohmat Selamat, mengatakan kegiatan buka puasa bersama merupakan bentuk rasa syukur sekaligus momentum memperkuat kebersamaan di lingkungan organisasi.
“Alhamdulillah, tahun ini kita masih diberikan kesempatan untuk berkumpul dan buka puasa bersama. Momen ini juga menjadi ajang mempererat solidaritas serta kepedulian sosial di lingkungan PWRI Bogor Raya,” ujarnya.
Pembina PWRI Bogor Raya, Fajar Subagja Rianto, menilai Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi sekaligus melakukan konsolidasi organisasi.
“Di hari-hari biasa kita jarang punya waktu untuk berkumpul. Karena itu, momentum Ramadhan seperti ini menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus konsolidasi agar organisasi bisa terus berbenah,” katanya.
Menurutnya, kebersamaan dalam komunitas yang solid juga memberikan dampak positif secara psikologis, seperti menumbuhkan semangat, menjadi support system, serta meningkatkan motivasi dalam menjalankan aktivitas.
Dalam kesempatan tersebut, Rohmat Selamat juga menyampaikan bahwa PWRI Bogor Raya berencana kembali menggelar pendidikan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada tahun 2026 bagi para pengurus dan anggota.
“Kami berharap seluruh pengurus dan anggota tetap solid serta terus berprestasi di bidang jurnalistik. Tahun ini juga menjadi peluang bagi rekan-rekan wartawan untuk mengikuti pendidikan UKW,” ujarnya.
Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum memperkuat solidaritas antar insan pers yang tergabung dalam PWRI Bogor Raya. (Erik)