Defakto – Setelah melalui serangkaian diskusi mendalam dan pertimbangan matang, pengurus inti organisasi Ketua Rizwan Riswanto S.Sos, Sekretaris Harun S.T., S.H., M.I.Kom. dan Bendahara Andi Satir M.M. dan Rizkan Sahfudin S.H dan Surat Rahmanto S.H. sebagai anggota secara resmi menyatakan kesepakatan untuk membubarkan NGO KBB. Keputusan strategis ini disepakati dalam pertemuan tertutup yang berlangsung pada Jumat (15/5) malam di Bento Kopi Pakansari.
Keputusan pembubaran ini diambil atas dasar pertimbangan bahwa tujuan utama berdirinya kedua organisasi tersebut sudah tidak sejalan lagi. Seluruh program kerja, misi, dan visi yang diusung sejak awal pendirian tidak terlaksana dengan baik. Selain itu, langkah ini juga didasari keinginan bersama untuk menata ulang fokus membangun Kabupaten Bogor, seiring dengan berubahnya dinamika kebutuhan masyarakat dan lingkungan strategis.
Ketua NGO KBB Rizwan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa keputusan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan bentuk tanggung jawab dan kematangan organisasi. “Kami bangga atas apa yang telah kami bangun dan capai bersama selama ini. Segala bentuk kontribusi, kerja keras, dan dukungan dari berbagai pihak menjadi kenangan berharga. Kami sepakat untuk berhenti beroperasi secara resmi demi kebaikan bersama dan efektivitas upaya membangun kabupaten ke depannya,” ujarnya.
Ditempat yang sama Sekretaris NGO KBB Harun juga menyampaikan pembubaran organisasi ini suatu hal yang wajar ketika organisasi sudah tidak berjalan lagi dengan baik. “saya rasa pembubaran ini sudah quorum karena KSB juga sebagai pendiri, artinya dari 7 org pendiri 4 orang telah sepakat untuk pembubaran ini”. Tandas harun.
Sementara itu, Pendiri NGO KBB Rizkan Sahfudin menambahkan bahwa seluruh aset, dokumen, dan tanggung jawab organisasi akan diselesaikan sesuai mekanisme hukum dan peraturan yang berlaku. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada sengketa atau masalah internal yang mendasari pembubaran ini, melainkan murni kesepakatan bersama demi efisiensi dan efektivitas.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para mitra, donatur, relawan, dan masyarakat yang telah mempercayai kami. Semangat pengabdian akan tetap kami bawa, meski dalam wadah dan bentuk yang berbeda di masa mendatang,” tambahnya.
Seluruh kegiatan operasional dan administrasi KSB serta NGO KBB akan dihentikan sepenuhnya terhitung mulai tanggal ditandatanganinya kesepakatan ini. Segala urusan hukum, keuangan, dan kemitraan yang tersisa akan diselesaikan melalui tim penyelesaian akhir yang telah dibentuk.
Rizwan berharap langkah ini dapat dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat luas. Komitmen untuk terus berkontribusi bagi kemajuan kabupaten bogor tetap menjadi prinsip utama, meskipun dalam bentuk organisasi yang baru atau kolaborasi di masa depan.
(Tim Humas Bersama KSB – NGO KBB)