Defakto – Sosialisasi sesi kedua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, kembali digelar di Aula Kantor Desa Cilebut Timur pada Ahad (17/5/2026) mulai pukul 13.30 WIB.
Pertemuan sesi kedua tersebut diikuti unsur Posyandu, PKK, Guru Ngaji, DKM, Linmas, Karang Taruna, BUMDes, serta elemen masyarakat lainnya yang direncanakan menjadi calon anggota koperasi.
Sambutan pertama diambil oleh Adi Supriadi selaku Ketua Koperasi, dilanjutkan oleh Muchtar Kelana selaku Kepala Desa Cilebut Timur, kemudian Dian Prabowo selaku Babinsa Cilebut Timur.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dimulai dari perkenalan nama dan bagian pengurus dan kesiapannya hingga kondisi KDMP terakhir. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara hingga sesi diskusi berlangsung, dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber terkait keberadaan dan mekanisme KDMP.
Berbagai pertanyaan dilontarkan peserta secara bergantian dan dijawab secara terbuka oleh pihak pengurus maupun tim pelaksana KDMP Cilebut Timur.
Materi yang dibahas dalam sesi dialog tersebut meliputi dasar hukum pembentukan KDMP, lokasi gedung koperasi, visi dan misi organisasi, program kerja, tujuan pembentukan, sasaran kegiatan, hingga manfaat yang nantinya dapat dirasakan oleh para anggota koperasi.
Selain itu, peserta juga menanyakan tata cara menjadi anggota koperasi, mulai dari proses pendaftaran, persyaratan administrasi, hak dan kewajiban anggota, hingga mekanisme pengawasan dalam tubuh koperasi.
Pembahasan mengenai sistem pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) turut menjadi perhatian peserta. Pengurus menjelaskan bahwa pembagian SHU nantinya akan dilakukan sesuai ketentuan koperasi dan berdasarkan hasil usaha yang dijalankan bersama. Hampir semuanya dikemas secara transparan dalam aplikasi yang dapat diakses oleh seluruh anggota koperasi.
Dalam forum tersebut, para peserta juga menyampaikan harapan agar KDMP benar-benar mampu menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa serta membuka peluang usaha baru bagi warga.
Pihak pengurus KDMP menegaskan bahwa koperasi yang dibentuk tidak hanya berorientasi pada simpan pinjam, tetapi juga diarahkan pada pengembangan sektor usaha produktif seperti sembako, pertanian, UMKM, hingga pemasaran berbasis digital.
Kegiatan sosialisasi sesi kedua ditutup dengan diskusi interaktif dan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung keberadaan KDMP Cilebut Timur sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa. (DidiS)