DEFAKTO – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Riza Patria menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan ketahanan pangan nasional. Hal tersebut disampaikan dalam acara Silaturahmi dan Diskusi Publik yang diadakan oleh BAPERSIPIL di Bento Kopi, Jalan Alternatif GOR Pakansari, Senin (12/1/2026).
Dalam sambutannya, Riza Patria menekankan bahwa pembangunan nasional tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik semata, tetapi juga pada peningkatan kualitas manusia Indonesia. Salah satu program strategis yang menjadi prioritas adalah penyediaan makan bergizi gratis bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Program ini dinilai sebagai langkah nyata untuk menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif, sehingga mampu menghadapi tantangan global di masa depan.
“Presiden Prabowo memiliki visi 3T, yakni terbaik, terbanyak, dan terbangun. Visi ini menjadi arah kebijakan pembangunan nasional yang menyeluruh, mencakup aspek fisik, sosial, dan ekonomi,” ujar Riza Patria.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah mendorong pembangunan lebih dari 80 ribu koperasi desa di seluruh Indonesia. Koperasi desa diharapkan menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi rakyat dari akar desa. Menurutnya, koperasi bukan hanya wadah usaha, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.
Riza Patria juga menyoroti target besar pemerintah dalam bidang pangan. Ia menegaskan bahwa pada tahun 2025 Indonesia ditargetkan tidak lagi bergantung pada impor beras. Pemerintah berkomitmen untuk mewujudkan swasembada pangan, khususnya beras, sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan bangsa.
“Ketahanan pangan sangat erat kaitannya dengan keamanan negara. Negara yang kuat adalah negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri dan berdiri di atas kaki sendiri,” tegasnya.
Dengan fokus pada pembangunan desa, penguatan SDM, dan sektor pangan, pemerintah optimistis Indonesia mampu menjadi bangsa yang mandiri, berdaulat, dan sejahtera. Riza Patria menutup sambutannya dengan keyakinan bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
(Erik)