Defakto – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meresmikan Pasar Petani Garuda di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (30/1/2027). Meski pembangunan baru mencapai sekitar 50 persen, pasar tersebut mulai dioperasionalkan sebagai pilot project optimalisasi lahan tidur dan penguatan ketahanan pangan Kabupaten Bogor.
“Ini pilot project. Lahan-lahan tidur milik pemerintah kita hidupkan kembali untuk masyarakat, khususnya petani,” ujar Rudy.
Pemerintah Kabupaten Bogor, kata Rudy, telah memetakan lahan-lahan potensial untuk dijadikan pusat ekonomi kerakyatan, sentra buah, pasar ikan, hingga hutan kota. Revitalisasi beberapa pasar ikan juga sedang berjalan untuk memperkuat rantai pasok perikanan.
Di seberang Pasar Garuda, pembangunan hutan kota tengah berlangsung. Proyek ini melibatkan kolaborasi pihak swasta seperti Eiger dan Etherland. Dampaknya terlihat signifikan, salah satunya banjir di Perumahan Citra Graha yang kini jauh berkurang.
“Kita bangun hutan kota di setiap kecamatan, dan desa-desa sentra buah di 416 desa. Tujuannya bukan hanya estetika, tapi ketahanan pangan dan keseimbangan ekologi,” katanya.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan fasilitas pendukung Pasar Petani Garuda akan dilanjutkan pada tahun 2026 ini, termasuk toilet, ruang publik, dan sarana edukasi pertanian. Pemerintah juga menyiapkan pola kemitraan dengan petani untuk penyediaan bibit, tanaman taman, dan kebutuhan pemeliharaan ruang hijau, sehingga pembelanjaan anggaran tidak lagi keluar daerah.
“Kabupaten Bogor ini kaya. Kita ingin seluruh potensinya kembali pada masyarakatnya,” tegasnya.
(Erik/DidiS)