DEFAKTO – Rencana pembuatan patung Sang Proklamator Ir. Soekarno di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, menjadi gagasan besar yang diharapkan dapat melestarikan rekam jejak sejarah dan memperkuat hubungan antara generasi pendahulu dengan generasi masa depan. Gagasan yang telah dibahas sejak tahun 2020 ini direncanakan mulai direalisasikan pada tahun 2026 sebagai simbol penghormatan sekaligus kebanggaan masyarakat Padangsidimpuan.
Rekam jejak Soekarno di tanah Suwarnadwipa, kini Sumatra, khususnya saat berkunjung ke Padangsidimpuan pada akhir 1940-an, menjadi bagian penting sejarah bangsa. Kunjungan itu disambut ribuan masyarakat yang menunjukkan cinta dan hormat mereka melalui pemberian ulos dan persembahan seekor kerbau. Semangat kebhinekaan yang dibawa Soekarno menjadi penegas persatuan Indonesia.
Rencana pembangunan patung Soekarno ini juga akan ditemani patung tokoh nasional asal Padangsidimpuan yang pernah menjadi menteri pada era Presiden Soekarno, sebagai wujud penghargaan atas kontribusi putra-putra terbaik daerah tersebut.
Perwakilan keluarga, Anni BK Harahap, mengatakan bahwa pembangunan patung ini merupakan upaya sederhana dari keluarga besar dalam mengenang napak tilas Bung Karno. “Semoga menjadi inspirasi bagi kita bersama,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat Padangsidimpuan, H. Tati Aryani Tambunan, SH. Ia menilai patung tersebut dapat menjadi ikon kota untuk mengingat kembali sejarah kehadiran Soekarno yang pernah memberi semangat perjuangan kepada masyarakat setempat. Ia mengusulkan agar patung itu didirikan di pusat kota, dekat lokasi Bung Karno berpidato dahulu. Tati menilai salah satu tanah adat keluarga Harahap, terutama area eks SKKP Tapsel/eks Polres Kota Padangsidimpuan—merupakan lokasi yang sangat layak.
Sebagai pemerhati masyarakat, Rizkan Harahap turut menyampaikan salam Dalihan Na Tolu dan mengingatkan Polres Padangsidimpuan mengenai tugas pokok kepolisian sesuai Undang-Undang No. 2 Tahun 2002, untuk terus memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah, rencana pembangunan patung Sang Proklamator ini diharapkan menjadi simbol sejarah, kebanggaan daerah, serta inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga warisan perjuangan bangsa.
(Sumber : Ketum Aipbr)