Defakto – Bojonggede menggelar apel pasukan siaga pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Jalan Bambu Kuning, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Rabu (31/12/2025). Apel ini menjadi penanda keseriusan Camat dan aparat wilayah dalam membaca potensi kerawanan yang kerap berulang setiap pergantian tahun.
Apel siaga dipimpin langsung Camat Bojonggede Tenny Ramdhani, serta dihadiri Kapolsek Bojonggede, Danramil, jajaran Polsek dan Koramil, Satpol PP kecamatan, kepala desa beserta staf, organisasi kemasyarakatan, unsur pendidikan, hingga tenaga kesehatan. Keterlibatan lintas sektor ini menegaskan bahwa pengamanan akhir tahun tidak bisa ditangani secara parsial.
Sebanyak lebih dari 100 personel gabungan disiagakan dan akan diterjunkan ke sejumlah titik rawan, terutama kawasan Jalan Raya Bojonggede, Jalan Bambu Kuning, akses Stasiun Bojonggede, pemukiman padat penduduk, serta titik keramaian yang berpotensi menjadi lokasi kumpul warga pada malam pergantian tahun.
Selain titik rawan, Camat Tenny juga memetakan jam rawan, yakni mulai pukul 18.00 WIB hingga dini hari, khususnya pada rentang waktu 22.00 WIB sampai 02.00 WIB, yang kerap diwarnai peningkatan mobilitas, konvoi kendaraan, konsumsi minuman keras, hingga potensi gangguan ketertiban umum.
Camat Tenny menegaskan bahwa apel siaga ini bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. “Kami tidak ingin pengamanan hanya reaktif. Pemetaan titik dan jam rawan dilakukan agar petugas bisa bertindak cepat dan antisipatif sebelum gangguan terjadi,” ujarnya.
Tenny juga menekankan pentingnya pendekatan humanis namun tegas, terutama terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban. Menurutnya, petugas harus mampu menjaga keseimbangan antara penegakan aturan dan perlindungan hak masyarakat untuk merayakan pergantian tahun secara aman dan bertanggung jawab.
Ia mengapresiasi keterlibatan aktif pemerintah desa, ormas, serta unsur pendidikan dan kesehatan yang turut ambil bagian. “Pengamanan akhir tahun adalah kerja kolektif. Tanpa partisipasi masyarakat, petugas dan aparat saja tidak akan cukup kuat mengawal situasi,” kata Tenny, seraya mengingatkan agar seluruh pihak tidak lengah meski situasi tampak kondusif.
Dengan apel pasukan siaga ini, Camat Tenny berharap perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tidak menyisakan persoalan sosial maupun keamanan. “Target kita sederhana tapi tegas: tidak ada euforia yang berubah menjadi petaka, tidak ada atau setidaknya minim kembang api, dan yang paling penting bagi kita, tidak ada pembiaran terhadap potensi gangguan,” pungkas Tenny Ramdhani.
(Erik/DidiS)