deFakto – Muspika Sukaraja menggelar apel siaga pengamanan malam pergantian Tahun Baru 2026 sebagai langkah antisipatif terhadap potensi lonjakan mobilitas warga dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Puluhan personel gabungan dari Polsek Sukaraja, Koramil 0621-02/Sukaraja, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Satlinmas se-Kecamatan Sukaraja dikerahkan dan disiagakan di sejumlah titik rawan, Rabu (31/12/2025), di halaman Kantor Kecamatan Sukaraja.
Plt Camat Sukaraja Rudi Hartono menegaskan, pengamanan malam pergantian tahun tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial semata, melainkan sebagai upaya konkret mencegah potensi gangguan kamtibmas akibat tingginya mobilitas masyarakat.
“Kita prediksi akan terjadi lonjakan aktivitas warga pada malam pergantian tahun. Karena itu seluruh personel diarahkan untuk siaga penuh di pos-pos yang telah ditentukan. Beberapa titik menjadi perhatian khusus, salah satunya kawasan Sumarecon yang memiliki arus lalu lintas dan kerumunan cukup tinggi,” ujar Rudi Hartono.
Ia menambahkan, pengamanan difokuskan pada pencegahan kemacetan, kerumunan berlebihan, serta potensi gangguan ketertiban seperti penggunaan petasan, konsumsi miras, dan konvoi kendaraan yang kerap memicu kecelakaan maupun konflik sosial.
Dalam arahannya, Plt Camat juga menekankan pentingnya kepatuhan masyarakat terhadap imbauan pemerintah daerah agar malam pergantian tahun tidak dirayakan dengan kembang api atau petasan. Selain sebagai bentuk empati terhadap warga yang sedang tertimpa musibah, kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah pencegahan risiko gangguan keamanan.
“Kepatuhan warga terhadap imbauan ini menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Perayaan yang berlebihan justru berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan membahayakan keselamatan bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Sukaraja Kompol Wagiman menginstruksikan seluruh jajarannya untuk turun langsung ke lapangan dan melakukan pengamanan secara maksimal. Ia menegaskan tidak ada personel yang bersifat pasif selama malam pergantian tahun.
“Seluruh anggota harus berada di lapangan sesuai ploting yang telah ditentukan. Tidak ada kendaraan dinas yang diam di kantor. Pengamanan malam tahun baru harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Kapolsek.
Instruksi tersebut menegaskan pendekatan pengamanan aktif guna meminimalisir potensi tindak kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Senada dengan itu, Danramil 0621-02/Sukaraja Kapten Inf Idang Maulana meminta seluruh anggotanya memperkuat sinergi lintas sektor demi menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Malam pergantian tahun identik dengan peningkatan mobilitas dan keramaian. Karena itu seluruh anggota Koramil harus bersinergi dengan petugas gabungan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali,” pungkasnya.
Apel siaga ini menjadi penegasan kehadiran negara di tingkat kecamatan dalam menjaga keamanan publik, sekaligus sebagai peringatan dini bahwa potensi gangguan kamtibmas pada momentum pergantian tahun harus diantisipasi sejak awal.
Laporan: AJH
Editor : DidiS