Defakto – Kepala Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor, Muh Agus mengajak seluruh warga untuk mendukung pelaksanaan program Bantuan Keuangan (Bankeu) Kabupaten Bogor tahun 2025 untuk pembangunan infrastruktur. Kegiatan yang digelar di aula kantor desa pada Rabu (29/10/25) ini difokuskan pada pembangunan drainase dan rehabilitasi kantor desa.
Dalam acara pelaksanaan pembangunan insfrastruktur tersebut, Kades Muh Agus menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan serta permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan acara tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kantor Desa Rawa Panjang, yang dibangun sejak tahun 1984, dinilai sudah layak untuk direhabilitasi. Menurutnya, selama ini hanya dilakukan perbaikan kecil untuk menunjang pelayanan, namun belum pernah dilakukan rehabilitasi menyeluruh.
“Rehabilitasi kali ini menggunakan bantuan dari provinsi. Karena keterbatasan anggaran, perbaikan akan difokuskan pada bagian yang sudah sangat mendesak seperti kusen, tembok, dan struktur bangunan yang sudah lapuk,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa bagian atap kantor desa akan mendapat perhatian khusus. Genteng keramik yang cukup berat akan diganti untuk meringankan beban struktur di bawahnya agar lebih aman dan tahan lama.
Melalui kegiatan rehabilitasi ini, pemerintah desa berharap pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal. Kepala Desa menegaskan, kualitas pelayanan publik menjadi prioritas utama pemerintah desa.
Kepala Desa juga mengajak masyarakat untuk mendukung dan mendoakan kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut. “Minimal kontribusi kita berupa doa dan dukungan. Karena kalau bukan dari kita, siapa lagi yang akan memberikan kontribusi untuk kemajuan desa kita sendiri,” tuturnya.
Selain rehabilitasi kantor desa, program Bankeu juga diarahkan untuk mengantisipasi genangan air di jalan-jalan desa. Pemerintah desa berharap pembangunan drainase dapat mengatasi permasalahan banjir kecil yang kerap terjadi saat musim hujan.
Ia mengingatkan masyarakat agar setiap permasalahan yang timbul diselesaikan melalui forum resmi desa, bukan di luar forum seperti di warung kopi atau tempat lain. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondusivitas dan kekompakan warga.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Camat Bojong Gede, tokoh masyarakat, tokoh agama, Muspika Bojong Gede, tim verifikasi keuangan Kabupaten Bogor yang dipimpin Bu Mila, para ketua RT dan RW, jajaran BPD, LPM, Bumdes, perangkat desa, serta tamu undangan lainnya. (Erik)