Defakto – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,9 mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu malam (20/8/2025) pukul 19.54 WIB. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pusat gempa berada di darat pada koordinat 6,50 LS dan 107,24 BT, tepatnya 16 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa ini dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Guncangan dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah, terutama di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang, di mana warga panik dan berhamburan keluar rumah setelah merasakan getaran selama 2–3 detik.
Di Kota Bekasi dan Kabupaten Purwakarta, gempa dirasakan lemah dengan durasi 2–4 detik. Sementara di Kota Depok, getaran berlangsung 1–3 detik dan membuat sebagian warga memilih keluar rumah. Hal serupa juga dirasakan di Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang Selatan dengan durasi guncangan sekitar 1–4 detik.
Bahkan di seluruh wilayah DKI Jakarta, gempa turut dirasakan lemah selama beberapa detik, meski tidak menimbulkan kepanikan berarti.
Sejumlah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di daerah terdampak segera melakukan monitoring serta berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa untuk menghimpun laporan lanjutan terkait kondisi pascagempa. Hingga kini, belum ada laporan resmi terkait adanya korban jiwa maupun kerusakan serius akibat gempa.
BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang, namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga juga diminta mengakses informasi resmi dari Pusdalops BNPB melalui call center 117 bebas pulsa atau kanal media sosial @pusdalops_bnpb. (Red)