Defakto – Bupati Bogor Rudy Susmanto meluncurkan program Qur’an Time Bogor Bertilawah sebagai upaya membangun kebiasaan membaca Al-Qur’an di lingkungan pemerintahan dan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor, Sabtu (17/10/2026), dengan mengusung tema “Membaca Al-Qur’an, Semangat, Produktivitas Meningkat untuk Mendukung Bogor Istimewa dan Gemilang.”
Program ini mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, untuk meluangkan waktu membaca Al-Qur’an secara rutin. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada marbot masjid yang selama ini berperan penting dalam menjaga dan memakmurkan rumah ibadah.
Dalam rangkaian program yang diluncurkan, terdapat dua poin utama, yakni membiasakan membaca Al-Qur’an di tengah aktivitas sehari-hari serta memberikan kesempatan kepada marbot masjid berusia 80 tahun untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Saat ditemui awak media, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan bahwa program Bogor Bertilawah merupakan ajakan kepada seluruh masyarakat, ASN, dan lingkungan sekolah untuk membangun kebiasaan membaca Al-Qur’an, meskipun hanya dengan meluangkan waktu sejenak.
“Untuk kegiatan hari ini, kita meluncurkan program Bogor Bertilawah. Kita mengajak seluruh masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), dan sekolah-sekolah untuk meluangkan waktu, walaupun sebentar, untuk membaca Al-Qur’an,” ujar Rudy.
Terkait program pemberangkatan haji bagi marbot masjid, Rudy menjelaskan bahwa program tersebut telah berjalan sejak empat tahun terakhir. Menurutnya, perhatian terhadap marbot merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam menjaga masjid dan mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor mendukung pelaksanaan program Bogor Bertilawah melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait dan Kementerian Agama Kabupaten Bogor.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan agar budaya membaca Al-Qur’an dapat diterapkan di lingkungan perangkat daerah secara berkelanjutan.
Ajat juga menyoroti peran marbot yang kerap bekerja di balik layar dalam mengurus masjid maupun musala. Meski jarang mendapat perhatian publik, keberadaan mereka dinilai memiliki kontribusi besar dalam menunjang kegiatan ibadah dan pembinaan umat.
“Kebijakan Bupati ini melihat para marbot berusia 80 tahun, yang selama ini mengurus musala maupun masjid. Mereka bekerja tanpa banyak terekspos dan jarang tampil, padahal peran mereka membantu kita dalam membina umat. Orang-orang seperti mereka layak mendapatkan penghargaan, salah satunya melalui kesempatan berangkat haji ke Tanah Suci,” ungkap Ajat.
Dalam pelaksanaannya, program Qur’an Time diharapkan dapat mendorong ASN Kabupaten Bogor menyediakan waktu khusus untuk membaca Al-Qur’an setelah salat Magrib. Dalam arahan program yang disampaikan, ASN diharapkan dapat membiasakan membaca hingga dua juz, dengan tetap memperhatikan teknis pelaksanaan yang ditetapkan pemerintah daerah.
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Rama Khodara menyampaikan jajarannya telah melaksanakan patroli sejak malam sebelumnya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah Kabupaten Bogor.
Menurutnya, pengamanan dilakukan guna mendukung kelancaran berbagai kegiatan pemerintah daerah, termasuk peluncuran Bogor Bertilawah dan kegiatan penyaluran becak listrik bagi masyarakat.
Menjelang akhir acara, suasana berlangsung khidmat sekaligus penuh kebersamaan ketika Bupati Bogor bersama para ASN menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Ucapan tersebut ditandai dengan prosesi pemotongan nasi tumpeng. (Erik, Editor: Yanti)