Defakto – Kebakaran melanda tiga unit rumah di Kampung Cisarua, RT 04/05, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada Ahad (25/1/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, api pertama kali muncul dari rumah milik Sarja. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merembet ke dua rumah lainnya, masing-masing milik Mimin dan Oyon.
“Saya sedang duduk di depan rumah, tiba-tiba melihat bagian atas rumah milik Abah Sarja mengeluarkan asap dan api. Tidak lama kemudian api langsung membesar. Karena panik, saya berteriak meminta tolong kepada warga sekitar,” ujar Mariam, saksi mata di lokasi kejadian.
Kepala Desa Purasari, Agus Soleh Lukman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api meluas.
“Tiga rumah hangus terbakar, milik Abah Sarja, Mimin, dan Oyon. Kerugian materi masih dalam perhitungan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena seluruh penghuni telah dievakuasi oleh keluarga masing-masing,” kata Agus.
Proses pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat dengan memanfaatkan air dari sungai terdekat serta mushola yang berada tidak jauh dari lokasi. Api berhasil dipadamkan setelah kurang lebih tiga jam.
Terkait dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran, hingga berita ini diturunkan, pihak PLN belum memberikan keterangan resmi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak PLN untuk memberikan penjelasan terkait peristiwa tersebut.
Laporan: Dian Pribadi