deFakto — Suasana khidmat dan penuh semangat persaudaraan menyelimuti Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (11/10/2025). Di tempat yang sarat makna budaya itu, kepengurusan baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) XTC Indonesia periode 2025–2030 resmi dilantik.
Bukan sekadar acara seremonial, pelantikan ini menjadi momentum penting bagi XTC Indonesia untuk menegaskan arah baru: menumbuhkan kembali semangat kebangsaan di kalangan pemuda, memperkuat solidaritas, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Ritual Budaya, Simbol Semangat
Acara dibuka dengan penampilan pencak silat anak-anak, simbol keteguhan, sportivitas, dan kebanggaan atas warisan budaya bangsa. Suasana kemudian berubah khidmat saat paduan suara Kabupaten Bandung melantunkan lagu Indonesia Raya. Getarannya menembus dinding gedung, menyatukan semua hadirin dalam rasa cinta tanah air.
Di antara tamu yang hadir, tampak unsur Forkopimda Kabupaten Bandung, jajaran TNI–Polri, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan perwakilan pengurus XTC Indonesia dari berbagai daerah.
Bukan Sekadar Pelantikan
Dewan Pendiri sekaligus Pembina XTC Indonesia, Ivan Riky Kabira, memimpin pembacaan susunan pengurus baru DPP XTC Indonesia masa bakti 2025–2030. Dengan suara tegas namun bergetar oleh haru, ia menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan janji moral untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat.
“XTC Indonesia lahir dari semangat solidaritas dan perjuangan anak muda. Kini saatnya kita menunjukkan bahwa semangat itu bisa diwujudkan dalam bentuk pengabdian dan karya nyata,” ujar Ivan Riky Kabira.
“Kepemimpinan baru ini harus menjadi simbol perubahan menuju organisasi yang lebih modern, terbuka, dan berdaya guna bagi masyarakat,” tambahnya.
Wajah Baru, Arah Baru
Struktur kepengurusan yang baru dilantik terdiri atas:
Ketua Umum: Kisano Alam Wiranatakusumah (Kang Nano)
Sekretaris Umum: Yerry Hilmansyah, S.Pd., M.Pd.
Wakil Ketua Umum: Ari Noveriana (Aribaba)
Mereka akan memimpin bersama jajaran pengurus bidang strategis lain yang tersebar di berbagai daerah, memperkuat fondasi organisasi hingga ke akar rumput. (Ppri/Red)